19 Feb 2019
Ulah Radikal dalam Merawat Kompetensi Guru
Menggemaskan! Itu kesan saya tentang modus pendidikan di negeri tetangga. Tetangganya Timor Leste. Betapa tidak? Ups, tahan dulu. Nanti saja narasinya. Di paragraf ujung sana. Atau di ujung tulisan ini.
Dua pekan terakhir ini saya berkutat dengan koreksi soal. Aneh, memang. Lazimnya, yang dikoreksi jawabannya. Kok, ini soalnya? Begitulah. Eh, belum. Baru begini. Maksudnya, begini ceritanya.
7 Feb 2019
HOTS yang Lagi Hot #3
Banyumanik, 2 Februari 2019
Menyambung pertemuan ke-1 sepekan sebelumnya. Pertemuan kedua ini sebenarnya tidak terprogram. Di luar kontrak. Menurut rencana, saya hanya dijadwalkan untuk membersamai teman-teman dalam kelompok-kelompok kecil. Mungkin tidak sampai sepuluh orang peserta tiap-tiap kelompok. Tapi mendadak saya mengusulkan pertemuan tambahan. Klasikal. Maka, saya sebut pertemuan ke-2 ini sebagai pertemuan remedial.
Populer
-
Opening speech dalam empat bahasa. Urut dari kanan: Elora (Indonesia), Fatih (Inggris), Qaleed (Jawa), dan Nadia (Arab). Empat anak—dua put...
-
Patung sepasang dewa-dewi di tengah-tengah kolam ikan (Sumber foto: Anggara Wikan Prasetya/travel.kompas.com) “Pyenengan daleme Sumur, Bu ...
-
Pukul 22.52, sepenggal pesan masuk: “Mohon sarannya, Pak.” Permintaan itu tertulis sebagai takarir, menyertai sebuah dokumen bertajuk “Tidak...
-
“ Seperti sering saya katakan, ilmu penilaian itu ilmu wajib yang sering diabaikan di LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan). Seorang...
-
Kiranya benar kata HAMKA: ke mana pun perginya, orang hanya akan menemukan apa yang dia cari. Siang tadi (04/06/2025) saya kembali mampir ke...


