Saturday, July 21, 2012

Hewan Paling Liar


Ketika disebut sebagai hewan yang berpikir, tak ada manusia yang protes. Ketika dijuluki sebagai hewan yang berpolitik, tak ada manusia yang menggugat. Ketika dinobatkan sebagai hewan yang berestetika, tak ada manusia yang menolak. Ketika dianugerahi gelar sebagai hewan yang berbudaya, tak ada manusia yang berontak. Apalagi ketika digelari sebagai hewan yang beretika, tak ada manusia yang tidak menerimanya dengan bangga. Tetapi, bagaimana jika manusia dinominasikan sebagai penyandang predikat sebagai hewan yang paling liar?
            Kawanan singa hidup di hutan belantara. Mereka digolongkan sebagai hewan liar. Itu wajar. Tidak ada yang berkeberatan. Ulat hidup di batang, daun, buah, atau biji tanaman. Tempat hidupnya sekaligus menjadi makanannya. Ulat dikategorikan sebagai hewan liar. Itu sah. Tidak ada yang membantah. Kawanan burung blekok bersarang di pepohonan. Mereka mencari makan di sawah, danau, empang, tambak, atau sungai. Mereka dikelompokkan sebagai hewan liar. Itu benar. Tidak ada yang menyangkal. Tetapi, jika tiba-tiba manusia diusulkan sebagai nominee penyandang gelar sebagai hewan liar, bahkan hewan yang paling liar, apa kata dunia?

Monday, July 2, 2012

Spanyol Juara Luar-Dalam

Beragam spekulasi akhirnya terjawab sudah. Senin (2/7/12) dini hari--menurut jam kita--gelaran Piala Eropa 2012 berakhir. Spanyol dinobatkan sebagai juara setelah berhasil mencukur Italia 4-0. Teknik tiki-taka, yang akhir-akhir ini sering menuai kecaman, terbukti masih mujarab sebagai "jimat" Spanyol untuk melumpuhkan lawan. Selamat kepada Spanyol!

Di balik gelar Euro Champion yang disandangnya, sejujurnya timnas Spanyol menyisakan satu pertanyaan yang gagal terjawab: siapa bintang di timnas Spanyol?

Majalah Hi-News edisi Oktober 2017  dapat diunduh di sini